Cara kerjanya
Kalkulator mengubah apa pun yang Anda ukur menjadi satu rasio kemiringan, yaitu tinggi naik dibagi jarak datar, lalu menuliskannya dalam empat cara yang dipakai tukang atap, gambar rencana, dan aplikasi.
Rasio = Naik ÷ Datar (Datar = Bentang ÷ 2, atau Datar = √(Kasau² − Naik²), atau Rasio = tan Sudut)
Kemiringan atap = 12 × Rasio (inci naik per 12 in datar)
Sudut = arctan(Rasio)
Persen kemiringan = 100 × Rasio
Faktor kemiringan = √(1 + Rasio²) · Panjang di sepanjang bidang miring = Datar × Faktor kemiringan
Empat cara menulis kemiringan yang sama
Kemiringan atap (x/12 atau x:12) adalah konvensi atap Amerika Utara: inci naik per 12 in jarak datar. Sudut adalah yang ditampilkan aplikasi waterpas di ponsel atau busur derajat, dan yang dipakai sebagian besar gambar rencana metrik. Persen kemiringan adalah naik ÷ datar × 100, lazim untuk drainase dan atap landai. Faktor kemiringan sebenarnya bukan kemiringan, melainkan angka pengali: seberapa lebih panjang permukaan atap dibanding jarak mendatar di bawahnya.
| Kemiringan | Sudut | Persen | Faktor kemiringan |
|---|---|---|---|
| 2:12 | 9,46° | 16,7% | 1,014 |
| 4:12 | 18,43° | 33,3% | 1,054 |
| 6:12 | 26,57° | 50% | 1,118 |
| 8:12 | 33,69° | 66,7% | 1,202 |
| 12:12 | 45° | 100% | 1,414 |
Semua nilai ini diturunkan dari segitiga siku-siku yang dibentuk oleh tinggi naik, jarak datar, dan panjang bidang miring, jadi nilainya eksak untuk bidang atap yang rata.
Memilih cara mengukur
Naik dan datar adalah cara klasik dengan waterpas dan meteran pada kasau atau permukaan atap. Naik dan bentang bisa dipakai dari sisi gunungan atau dari gambar rencana: jarak datar adalah setengah lebar bangunan. Naik dan panjang kasau memakai dua panjang yang mungkin Anda miliki dari gambar rangka. Cara sudut paling cepat dengan ponsel atau busur derajat yang diletakkan di atap – letakkan di atas papan yang lurus, bukan langsung di atas sirap yang miring.
Contoh perhitungan dalam kata-kata
Sebuah kasau naik 6 in pada jarak datar 12 in. Kemiringannya 6 ÷ 12 = 0,5, jadi kemiringan atapnya 6:12, sudutnya arctan 0,5 = 26,57°, dan persen kemiringannya 50%. Faktor kemiringannya √(1 + 0,25) = 1,118, jadi jarak datar 12 in sama dengan 13,42 in di sepanjang atap.
Yang tidak ditentukan halaman ini
Apakah suatu kemiringan cocok untuk material atap (kebanyakan sirap aspal, misalnya, memiliki kemiringan minimum) atau untuk suatu struktur ditentukan oleh produsen, gambar rencana bangunan, dan peraturan setempat. Gunakan kalkulator luas atap untuk melanjutkan dari kemiringan ke luas atap dan square atap.
Contoh perhitungan
Data masukan
- Ukur berdasarkan
- Naik dan datar
- Tinggi naik
- 6 in
- Jarak datar
- 12 in
Hasil
- Kemiringan (naik per 12 datar, x:12)
- 6
- Sudut (°)
- 26,57
- Persen kemiringan (%)
- 50
- Faktor kemiringan
- 1,118
- Tinggi naik
- 0,5 ft (6 in)
- Jarak datar
- 1 ft (12 in)
- Panjang di sepanjang bidang miring
- 1,12 ft (13,42 in)
Kesalahan umum
- Mengukur jarak datar di sepanjang atap. Jarak datar adalah jarak mendatar; jarak di sepanjang atap adalah panjang bidang miring, yang selalu lebih panjang.
- Membaca 6:12 sebagai 6 derajat. Kemiringan adalah rasio tinggi naik terhadap jarak datar – 6:12 kira-kira 26,6°.
- Memakai bentang penuh sebagai jarak datar. Pada atap pelana dengan sisi yang sama, jarak datar adalah setengah bentang.
- Tertukar antara persen kemiringan dan derajat. Kemiringan 100% adalah 45°, bukan 90°.
- Mengukur tinggi naik pada kasau yang melendut atau lisplang yang tidak lurus. Ukur di beberapa tempat dan pakai nilai yang paling umum.
Asumsi dan batasan
- Bidang atap rata dan memiliki satu kemiringan. Atap lengkung, patah (gambrel, mansard), atau tidak rata memerlukan satu pengukuran per bidang.
- Untuk naik dan bentang, jarak datar adalah setengah bentang, yang mengasumsikan atap pelana simetris.
- Tinggi naik dan jarak datar diukur ke garis yang sama (atas balok ring atau permukaan atap), sehingga rasionya tidak terdistorsi oleh tebal atap.
- Panjang hanya ditampilkan bila Anda mengukurnya; sudut saja menghasilkan rasio tetapi tidak menghasilkan panjang.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa arti kemiringan atap 6/12?
Atap naik 6 in setiap 12 in jarak datar. Itu berarti kemiringan 0,5, sudut 26,57°, persen kemiringan 50%, dan faktor kemiringan 1,118 – IKO dan Owens Corning sama-sama mencantumkan 1,118 untuk atap 6:12 dalam panduan estimasi mereka.
Bagaimana mengubah kemiringan atap menjadi derajat?
Bagi tinggi naik dengan jarak datar lalu ambil arctangennya – sudut = atan(naik ÷ datar). 4:12 adalah 18,43°, 6:12 adalah 26,57°, 8:12 adalah 33,69°, 12:12 adalah 45°. Untuk sebaliknya, kemiringan = 12 × tan(sudut).
Bagaimana mengukur kemiringan atap dari tanah atau dari loteng?
Di loteng, tempelkan waterpas pada sisi bawah kasau, tandai 12 in di sepanjangnya, lalu ukur tegak lurus ke atas sampai kasau – itulah tinggi naik per 12 in. Di sisi gunungan, Anda bisa mengukur tinggi dari balok ring sampai bubungan serta lebar bangunan, lalu memakai mode naik dan bentang.
Apa itu faktor kemiringan?
Faktor kemiringan adalah panjang di sepanjang bidang miring per satuan jarak datar, √(1 + (naik ÷ datar)²). Kalikan ukuran mendatar – luas denah atau jarak datar – dengan faktor ini untuk mendapatkan ukuran miring yang sebenarnya. Kalkulator luas atap memakainya untuk mengubah denah menjadi luas atap.
Apa bedanya dengan kalkulator luas atap?
Halaman ini mencari kemiringan dari apa yang bisa Anda ukur. Kalkulator luas atap memakai kemiringan yang sudah Anda ketahui dan mengubah denah bangunan menjadi luas bidang atap miring dan square atap.
Sumber
- Estimating How Much Roofing Is Required — IKO. Luas sebenarnya = luas horizontal × faktor luas/kemiringan (area/rake factor); 6/12 → 1,118. Faktor ini sama dengan √(1 + (tinggi naik/jarak datar)²) (Pythagoras).
- DIY Roofing: How to Measure a Roof — Owens Corning. “Luas Bidang x Faktor Koreksi = Luas Atap”; faktor koreksi kemiringan 6:12 → 1,118.
- NIST Handbook 44, Appendix C – General Tables of Units of Measurement — National Institute of Standards and Technology. Definisi satuan yang eksak: 1 in = 2,54 cm, 1 yd³ = 27 ft³, 1 US gal = 231 in³, 1 lb = 0,45359237 kg.
Metode ditinjau 5 November 2026