Cara kerjanya
Kalkulator membagi luas yang ditanami dengan luas yang ditempati setiap tanaman, atau membagi satu baris menjadi jarak yang sama.
Luas yang ditanami = (Panjang − 2 × Jarak dari tepi) × (Lebar − 2 × Jarak dari tepi)
Pola bujur sangkar: Tanaman = ⌈ Luas yang ditanami ÷ Jarak tanam² ⌉
Pola segitiga: Tanaman = ⌈ Luas yang ditanami ÷ (0,866 × Jarak tanam²) ⌉, jarak antarbaris 0,866 × Jarak tanam
Satu baris: Tanaman = ⌊ (Panjang baris − 2 × Jarak dari tepi) ÷ Jarak tanam ⌋ + 1
⌈ ⌉ berarti dibulatkan ke atas menjadi tanaman utuh, ⌊ ⌋ dibulatkan ke bawah. 0,866 adalah sin 60° (√3 ÷ 2): pada pola segitiga setiap tanaman berada di sudut segitiga sama sisi, sehingga jarak antarbaris menyempit menjadi 0,866 dari jarak tanam. Itulah sebabnya tabel University of Georgia Extension mencantumkan 462 tanaman per 100 sq ft pada jarak 6 in dalam pola segitiga dibandingkan 400 dalam pola bujur sangkar. Satuan dikonversi secara internal, jadi bedengan dalam kaki dengan jarak dalam inci, atau meter dan sentimeter, langsung bisa dipakai.
Contoh perhitungan
Data masukan
- Penanaman
- Bedengan, panjang × lebar
- Panjang bedengan
- 10 ft
- Lebar bedengan
- 5 ft
- Pola
- Pola segitiga (zig-zag)
- Jarak antartanaman
- 12 in
- Jarak dari tepi
- 0 in
Hasil
- Tanaman yang dibutuhkan
- 58
- Dengan pola yang lain
- 50
- Jarak antarbaris
- 10,39 in (0,866 ft)
- Luas per tanaman
- 0,866 sq ft
- Luas yang ditanami
- 50 sq ft
Kesalahan umum
- Memakai lebar tanaman dewasa sebagai jarak tanam untuk tanaman penutup tanah. Tanaman penutup tanah ditanam lebih rapat agar bertemu dalam satu atau dua musim; gunakan jarak dari layanan penyuluhan atau label tanaman.
- Memberi jarak antarbaris pola segitiga sama dengan jarak antartanaman. Pada pola segitiga, jarak antarbaris hanya 0,866 × jarak tanam – baris yang diberi jarak penuh meninggalkan celah.
- Melupakan satuan. Jarak 12 in sama dengan 1 ft; salah mengetik 12 ft menghasilkan tanaman 144 kali lebih sedikit.
- Menanam tepat sampai dinding atau jalan setapak. Sisakan jarak dari tepi agar tanaman punya ruang untuk melebar tanpa menjuntai keluar.
Asumsi dan batasan
- Bedengan berbentuk persegi panjang, atau Anda telah memasukkan luas totalnya, dan jarak tanamnya sama ke segala arah.
- Tanaman di bedengan dihitung berdasarkan luas – luas yang ditanami dibagi luas yang didapat setiap tanaman – lalu dibulatkan ke atas. Tata letak nyata bisa memerlukan satu atau dua tanaman lebih banyak atau lebih sedikit di tempat baris bertemu tepi.
- Jarak dari tepi dikurangkan dari setiap sisi bedengan (hanya untuk panjang × lebar) dan dari kedua ujung baris.
- Satu baris memiliki satu tanaman di setiap ujung. Baris ganda atau berselang-seling dapat dimasukkan sebagai bedengan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa tanaman yang dibutuhkan untuk 100 kaki persegi?
Pada jarak 12 in, 100 tanaman dalam pola bujur sangkar atau sekitar 116 dalam pola segitiga; pada jarak 6 in, 400 atau 462. Tabel penanaman dari University of Georgia Extension memberi jumlah yang sama (tabel itu membulatkan 115,5 menjadi 115).
Bagaimana menghitung jarak tanam dalam pola segitiga?
Setiap tanaman menempati 0,866 × jarak × jarak, jadi bagi luas bedengan dengan angka itu. Jarak antarbaris adalah 0,866 × jarak tanam, dan setiap baris kedua digeser setengah jarak. Dibandingkan pola bujur sangkar, bagi dengan 0,866 – sekitar 1,155 kali lebih banyak tanaman.
Pola bujur sangkar atau segitiga – mana yang lebih baik?
Pola segitiga (zig-zag) menutup tanah lebih merata dan umum dipakai untuk tanaman penutup tanah dan penanaman massal; pola bujur sangkar lebih mudah ditata dan memerlukan lebih sedikit tanaman pada jarak yang sama. Kalkulator menampilkan kedua jumlahnya.
Berapa tanaman yang muat dalam satu baris?
Bagi panjang baris dengan jarak tanam, bulatkan ke bawah, lalu tambah satu untuk tanaman di awal baris. Baris 20 ft dengan jarak 18 in memuat 240 ÷ 18 = 13,3 → 13 + 1 = 14 tanaman.
Jarak tanam berapa yang sebaiknya saya pakai?
Tergantung pada jenis tanaman, ukurannya saat dewasa, dan seberapa cepat Anda ingin bedengan tertutup. Gunakan jarak pada label tanaman atau tanyakan kepada layanan penyuluhan setempat; kalkulator ini hanya melakukan penghitungan.
Sumber
- Conversion Tables, Formulas and Suggested Guidelines for Horticultural Use (Bulletin 931), Table 31 — University of Georgia Cooperative Extension. Tanaman untuk mengisi 100 sq ft: pola bujur sangkar (jarak antarbaris sama dengan jarak tanam) 900 / 400 / 225 / 144 / 100 / 74 pada 4–14 in; pola segitiga (sama sisi) dengan jarak antarbaris 3,46 / 5,20 / 6,93 / 8,66 / 10,39 / 12,12 in, 1.039 / 462 / 260 / 166 / 115 / 85 tanaman. Jarak antarbaris adalah 0,866 × jarak tanam (teksnya mencetak “0.886 X”).
- NIST Handbook 44, Appendix C – General Tables of Units of Measurement — National Institute of Standards and Technology. Definisi satuan yang eksak: 1 in = 2,54 cm, 1 yd³ = 27 ft³, 1 US gal = 231 in³, 1 lb = 0,45359237 kg.
Metode ditinjau 6 November 2026